Rupiah Ditutup Melemah di Level Rp 11.410 / USD Senin Sore

by

Rupiah Ditutup Melemah di Level Rp 11.410 USD Senin SoreAnalisaToday – Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS di pasar spot valas antar bank Jakarta, Senin (16/9) ditutup melemah 30 poin (0,26%) ke posisi  Rp 11.410-11.425.  Pelemahan rupiah awal pekan ini salah satunya masih dipengaruhi oleh faktor eksternal di mana permintaan terhadap mata uang dolar AS masih cukup tinggi. Sebab, pekan ini ada ekspektasi pengurangan stimulus The Fed antara USD 10 miliar hingga USD 20 miliar.

OctaFX

Seperti yang diberitakan oleh Financeroll.co.id, para investor cukup cemas jika ada indikasi arah normalisasi moneter The Fed pekan ini. Sepanjang perdagangan, rupiah mencapai level terlemahnya Rp 11.425 setelah mencapai level terkuatnya Rp 11.290 dari posisi pembukaan Rp 11.300 per dolar AS.  Faktor tersebut, secara keseluruhan masih menopang penguatan dolar AS terhadap mata uang emerging market seperti rupiah.

Sementara itu, sentimen dari pengunduran diri Lawrence Summers sebagai calon gubernur The Fed yang pro penarikan stimulus bersifat sesaat.  Sebab, pada dasarnya siapapun nanti yang terpilih jadi gubernur The Fed baik Janet Yelen maupun kandidat lain pengganti Lawrence Summmers seperti Timothy Geithner tetap bertugas melakukan normalisasi moneter.  Normalisasi tersebut adalah pengurangan stimulus dan menentukan kapan The Fed akan menaikkan suku bunga acuan.

Dari dalam negeri masih terdapat kecemasan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia melambat setelah BI memangkas outlook ekonomi Indonesia.  Ini menunjukkan pertumbuhan Indonesia melambat.  Kondisi itu memberikan proyeksi baru bahwa meski terjadi pemulihan ekonomi global, laju permintaan ekspor dari negara maju mungkin tidak cukup membantu pasar negara berkembang seperti Indonesia.  Jadi, rupiah terdampak negatif oleh perlambatan pertumbuhan ekonomi Indonesia dan tapering The Fed.

Akhirnya,  rupiah melemah meski dolar AS melemah juga terhadap mayoritas mata uang utama termasuk terhadap euro.  Indeks dolar AS melemah ke 81,07 dari sebelumnya 81,45.  Terhadap euro, dolar AS masih ditransaksikan melemah ke USD 1,3365 dari sebelumnya USD 1,3295 per euro.

FBS Markets Inc

(ARP/AT)