Sentimen Bervariasi, Rupiah Diperkirakan Konsolidasi Cenderung Melemah

by

Sentimen Bervariasi, Rupiah Diperkirakan Konsolidasi Cenderung MelemahFinanceroll – Pergerakan rupiah terhadap mata uang dolar Amerika Serikat (AS) diperkirakan masih stagnan. Rupiah diprediksi berada di level Rp 9.700-Rp 9.720 per USD.  Laju  nilai tukar rupiah masih di zona merah. Hal tersebut seiring dengan sikap pelaku pasar terkait hasil voting parlemen Siprus.Dari sisi internal, sentimen yang mempengaruhi pergerakan rupiah adalah dimana para investor menunggu kebijakan dari Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) yang menyatakan telah menyiapkan tiga opsi kebijakan bahan bakar minyak (BBM) subsidi yang rencananya akan diumumkan pada awal April mendatang.

OctaFX

Pemerintah perlu mengkaji secara matang kebijakan yang akan diputuskan terkait BBM karena dari kebijakan ini dapat mempengaruhi semua sektor industri dan otomatis mempengaruhi tingkat inflasi dan pertumbuhan Indonesia selama 2013 nantinya.

Sementara itu sentimen global yang turut mempengaruhi pergerakaaan rupiah adalah data housing starts dari AS dan juga hasil survei Zew dari Jerman.  Sebelumnya, pada hari Selasa (19/3)  rupiah ditutup stagnan di level Rp 9.714-Rp 9.716 setelah sebelumnya ditutup dilevel Rp 9.712-Rp 9.715. Kondisi ini dipengaruhi sikap investor yang masih wait and see terhadap keputusan pemerintah Siprus.

selain itu, para menteri keuangan euro zone tetap mendesak pemerintah Siprus untuk memenuhi permintaan dana sebesar 5,8 miliar euro dengan cara mengenakan pajak di sektor perbankannya. Rumor di market saat ini mengindikasikan bahwa pemerintah Cyprus sedang mempelajari opsi kenaikan tingkat pajak yang lebih tinggi untuk account di bank sebesar 100 ribu euro ke atas. Kalau memang opsi ini akan diambil, berarti tingkat pajak untuk account berjumlah kurang dari 100 ribu euro akan diturunkan.

Secara umum, kesan adanya panik di pasar  telah mereda setelah risk aversion mencuat pada sesi hari Senin kemarin, namun perlu diperhatikan dengan tetap adanya risiko contagion di euro zone apalagi dengan tingkat kepercayaan publik yang telah terpengaruh.

FBS Markets Inc

Pemungutan suara mengenai kebijakan di Siprus telah ditunda, walaupun market tampaknya berharap akan adanya keputusan yang tidak akan menimbulkan contagion ke negara-negara anggota euro zone lainnya. [geng]