Aksi Ambil Untung pada Saham Berbasis Komoditas, IHSG Melemah Tipis

by

Financeroll – Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun tipis 4 poin akibat aksi ambil untung di saham-saham komoditas. Sentimen negatif datang dari koreksi pasar saham regional. Membuka perdagangan pagi tadi, IHSG dibuka berkurang 3,771 poin (0,09%) ke level 4.397,053 terseret sentimen pelemahan bursa-bursa Asia. Saham-saham yang kemarin naik tinggi mulai dilepas investor.

Selain itu, investor mulai memanfaatkan saham-saham yang posisinya sudah tinggi untuk mengambil untung. Hampir semua indeks sektoral di lantai bursa terkena koreksi. Pada penutupan perdagangan sesi I, Rabu (16/1), IHSG naik 4,844 poin (0,11%) ke level 4.395,980. Sementara Indeks unggulan LQ45 menguat 1,343 poin (0,18%) ke level 753,149.

Sejumlah saham unggulan berbasis komoditas, seperti di sektor agrikultur dan tambang, terkena koreksi cukup dalam. Indeks sektor keduanya terpangkas lebih dari satu persen. Perdagangan hari ini berjalan moderat dengan frekuensi transaksi mencapai 83.949 kali pada volume 3,165 miliar lembar saham senilai Rp 2,197 triliun. Sebanyak 103 saham naik, sisanya 115 saham turun, dan 98 saham stagnan.

Tercatat pergerakan bursa-bursa di Asia tidak banyak berubah sejak pagi tadi, masih mixed cenderung melemah. Hanya pasar saham Singapura yang masih bertahan di zona hijau.Sementara itu, kondisi bursa-bursa di Asia hingga siang hari ini antara lain: Indeks Komposit Shanghai melemah 10,21 poin (0,44%) ke level 2.315,47, Indeks Hang Seng turun 47,74 poin (0,20%) ke level 23.333,77, Indeks Nikkei 225 anjlok 204,37 poin (1,88%) ke level 10.674,71, dan Indeks Straits Times naik 12,43 poin (0,39%) ke level 3.208,50.

Beberapa saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers di antaranya saham Hero Supermarket (HERO) naik Rp 325 ke Rp 4.875, Adhi Karya (ADHI) naik Rp 160 ke Rp 2.000, Lion Metal (LION) naik Rp 450 ke Rp 10.950,dan Pudjiadi (PNSE) naik Rp 140 ke Rp 700.

Adapun saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain saham Astra Agro (AALI) turun Rp 550 ke Rp 19.400, Bukit Asam (PTBA) turun Rp 300 ke Rp 16.150, Multi Prima (LPIN) turun Rp 900 ke Rp 6.000, dan Golden Energy (GEMS) turun Rp 275 ke Rp 2.100. [geng]