Beban Pita Cukai Meningkat, Profitabil?itas Sampoerna Tertekan

by

Beban Pita Cukai Meningkat, Profitabil?itas Sampoerna TertekanFinanceroll – Emiten produsen rokok, PT Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk (HMSP)   mencatatkan penurunan profitabilitas sepanjang kuartal I 2013 secara tahunan. Penurunan tersebut ditunjukkan dengan penurunan margin kotor dan margin bersih perseroan.

Sementara itu, Mark Ingo Niehaus, Direktur Sampoerna, mengatakan  penyebab penurunan profitabilitas, diantaranya karena kenaikan beban pokok penjualan yang lebih tinggi dibanding pertumbuhan penjualan. Beban pokok penjualan Sampoerna di kuartal I 2013 naik 15,5% secara tahunan menjadi      Rp 12,77 triliun, sementara penjualan tumbuh 13,19% menjadi Rp 17,43 triliun.

Meningkatnya beban pokok penjualan diakibatkan peningkatan beban pita cukai rokok.  Sepanjang kuartal I 2013, beban pita cukai tercatat sebesar          Rp 7,8 triliun, naik 19,43% dibanding kuartal I tahun lalu Rp 6,53 triliun.  Margin kotor Sampoerna di kuartal I 2013 turun 146 basis poin menjadi 26,73%. Sementara margin bersih tercatat sebesar 14,95%, turun 112 basis poin dibanding kuartal I tahun lalu sebesar 16,07%.

Meski mencatat penurunan margin, Sampoerna masih mencatat pertumbuhan laba kotor dan laba bersih di kuartal I 2013 secara tahunan. Laba kotor perseroan tumbuh 7,32% menjadi Rp 4,66 triliun dibanding kuartal I tahun lalu Rp 4,34 triliun.  Sementara laba bersih Sampoerna di kuartal I 2013 sebesar Rp 2,6 triliun, naik 5,29% dibanding kuartal I 2012 Rp 2,47 triliun.  Pertumbuhan penjualan menjadi pendorong peningkatan laba kotor dan laba bersih perseroan. [geng]