IHSG 24 Februari 2017 Dibuka Menguat

IHSG 24 Februari 2017 Dibuka MenguatLaju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak di zona hijau ikuti gerakan bursa global pada Jumat minggu ini.

Pada pembukaan perdagangan, Jumat (24/2/2017), IHSG menguat 4, 8 poin atau juga 0, 09 % ke level 5. 377. Indeks saham LQ45 naik 0, 09 peren ke level 893, 7. Beberapa besar indeks saham referensi menguat.

Ada sejumlah 36 saham melemah. Sedang 100 saham menguat hingga memperkuat IHSG. Sedang 80 saham yang lain diam ditempat.

IHSG pernah ada di level paling tinggi 5. 380, 91 dan juga paling rendah 5. 370, 78 Keseluruhan frekwensi perdagangan saham sekitaran 8. 573 kali dengan volume perdagangan 444, 5 juta saham. Nilai transaksi harian saham Rp 204 miliar.

Investor asing lakukan tindakan beli sekitaran Rp 6, 6 miliar. Posisi dolar Amerika Serikat di kisaran Rp 13. 329. Dengan cara bidangal, beberapa besar bidang saham menguat dan juga melemah.

Bidang saham perdagangan naik 0, 25 %,. Bidang saham perkebunan 0, 13 % dan juga industri basic naik 0, 32 %. Sedang bidang saham aneka industri melemah 0, 46 %.

Saham-saham yang menguat pada Jumat pagi diantaranya saham BIMA naik 9, 01 % ke level Rp 121 per saham, saham AGRO mendaki 8, 21 % ke level Rp 1. 060 per saham, dan juga saham PLAS naik 8, 20 % ke level Rp 66 per saham.

Sedang saham-saham yang tertekan diantaranya saham HOME turun 6, 96 % ke level Rp 214 per saham, saham LPPS turun 6, 90 % ke level Rp 108 per saham, dan juga saham DNAR tergelincir 6, 67 % ke level Rp 280 per saham.

Analis PT Reliance Securities Lanjar Nafi menerangkan, IHSG ditutup menguat pada perdagangan tempo hari. IHSG sukses menguat 14, 06 poin ke level 5. 372, 75.

Indeks bidang aneka basic jadi penekan dengan melemah 0, 74 % sedang indeks bidang aneka industri dan juga perdagangan jadi pendorong penguatan bursa.

Tetapi, investor tengah memerhatikan peluang kenaikan suku Bank Sentral Amerika Serikat (AS). Hingga, investor asing mencatatkan tindakan jual saham. Investor asing juga masihlah terdaftar net sell sebesar Rp 246, 65 miliar.