FinancerollEmiten produsen suku cadang dan komponen, PT Indospring Tbk (INDS), mengakuisisi 99% saham PT Sinar Indra Nusa Jaya, anak usaha PT Maju Mapan Bersama senilai Rp 1,98 triliun-Rp 3,960 triliun. Akusisi tersebut bertujuan untuk memperkuat pangsa pasar perseroan di segmen after market dan mendorong kinerja operasional dan keuangan perseroan di masa mendatang.

“Perseroan akan mengakuisisi 990 lembar saham Sinar Indra Nusa dengan nilai transaksi berkisar Rp 2 juta hingga Rp 4 juta per lembar saham,” kata Bambang Hero Sanyoto, Direktur Indospring dalam keterangan tertulis, Senin (4/2).

Selain itu, nilai transaksi final baru akan diputuskan setelah Sinar Indra menyelesaikan audit laporan keuangan. Sinar Inda merupakan distributor sparepart otomotif, terutama produk pegas yang berfokus melakukan penjualan di segmen after market. Mayoritas saham atau 99% saham Sinar Inda dimiliki PT Maju Mapan dan 1% sisanya dimiliki investor perorangan.

Tercatat, pada Januari-September 2012 pendapatan Indospsring tercatat naik 24% menjadi Rp 1,1 triliun dibanding periode yang sama 2011. Sementara laba bersih naik 18,8% menjadi Rp 102,39 miliar. Pendapatan Indospring terutama ditopang penjualan leaf spring yang mencapai Rp 1 triliun hingga kuartal ketiga 2012, naik 25,8% dibanding periode Januari-September 2011 sebesar Rp 800 miliar.

Produk Indospring sebagian besar diserap PT Krama Yudha Tiga Berlian Motos, agen pemegang merek Mitsubishi dan PT Mitsubishi Steel Mfg Co Ltd, Jepang. Serta PT Sinar Indra Nusa Jaya. Hingga akhir 2012 perseroan menargetkan penjualan bisa tumbuh 15% dari realisasi penjualan 2011 sebesar Rp 1,23 triliun.

Sebagai informasi, Saat ini ekspor menopang sekitar 25%-30% penjualan, sementara domestik mencapai 70%. Jepang merupakan salah satu negara tujuan ekspor perseroan. Ikawati optimistis kinerja ekspor tahun ini tidak akan terganggu meski sejumlah negara masih dibayangi dmapak krisis Eropa. [geng]

Dapatkan Informasi Terkini dari AnalisaToday.com!