Penyaluran Kredit Tumbuh Pesat, Laba Bersih Bank Mandiri Meningkat 26,6%

by

Financeroll – Emiten perbankan milik negara, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) meraih laba bersih sebesar Rp 15,5 triliun atau naik 26,6 persen dari perolehan laba bersih pada 2011 sebesar Rp 12,2 triliun. Selain itu, kenaikan laba bersih juga ditopang oleh pertumbuhan fee based income (pendapatan non bunga).

Sementara itu, Direktur Utama Bank Mandiri Zulkifli Zaini, mengatakan, laju kenaikan laba bersih ditopang oleh pertumbuhan penyaluran kredit yang tumbuh 23,7 persen pada akhir 2012 lalu. Fee based income meningkat 2,4 persen menjadi Rp 12,2 triliun dari fee based income pada 2011 sebesar Rp 11,95 triliun.

Menurut Zulkifli, kepercayaan masyarakat kepada Bank Mandiri juga terus tumbuh yang ditunjukkan dengan naiknya penghimpunan dana pihak ketiga menjadi Rp 482,9 triliun pada Desember 2012 dari Rp 422,2 triliun pada Desember 2011. Dari capaian itu, total dana murah (giro dan tabungan) yang berhasil dikumpulkan perseroan sampai dengan triwulan keempat 2012 mencapai Rp 316,1 triliun. Pencapaian tersebut terutama didorong oleh pertumbuhan tabungan sebesar 23,5 persen atau Rp 38,4 triliun hingga mencapai Rp 202,2 triliun.

Lebih lanjut Zulkifli menambahkan, untuk meningkatkan pengumpulan dana masyarakat melalui peningkatan kenyamanan bertransaksi, Mandiri terus mengembangkan jaringan kantor cabang, jaringan elektronik, maupun jaringan layanan lainnya.

Sebagai informasi, sampai Desember 2012, Mandiri telah menambah 273 unit kantor cabang sehingga menjadi 1.810 unit (termasuk KCP mikro) dari 1.537 unit pada 2011, penambahan 1.989 unit ATM menjadi 10.985 unit, menambah Electronic Data Capture (EDC) menjadi 180.352 unit, dan 309 jaringan bisnis mikro menjadi 2.212 unit. [geng]