Pre Opening: Dekati Area Jenuh Jual, IHSG Diprediksi Bergerak Terbatas

by

Pre Opening Dekati Area Jenuh Jual, IHSG Diprediksi Bergerak TerbatasFinanceroll – Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami penurunan menuju area oversold. Pada perdagangan hari ini, diperkirakan IHSG berada pada support 4.260-4.300 danresistance 4.385-4.400. Belum adanya sentimen positif dari global maupun domestik membuat IHSG pada perdagangan hari ini sulit bergerak naik.

OctaFX

Selain itu, rupiah tertekan ke 9.867/USD pagi ini dan kemarin Bank Indonesia (BI) masih memutuskan untuk menahan BI rate pada 5,75%. Pelemahan 2 hari telah membawa IHSG semakin jauh dari level 4.400 poin. Aksi beli selektif pada saham jenuh jual dapat terjadi di Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini.

Adanya peluang kenaikan pada indeks terpatahkan dengan adanya pelemahan yang cukup signifikan. Strategi BoW dapat dilakukan meski harus dengan memperhatikan bottoming berikutnya.

Sementara itu, pada penutupan kemarin, bursa saham Eropa berbalik arah positif. Hal serupa terjadi pada bursa saham Amerika Serikat yang diharapkan dapat positif dengan adanya sentimen dari China dan harapan membaiknya rilis kinerja emiten.

Sepanjang perdagangan Kamis (10/1), IHSG menyentuh level 4.377,14 (level tertingginya) di awal sesi 1 dan menyentuh level 4.298,61 (level terendahnya) jelang akhir sesi 2. IHSG akhirnya berhasil bertengger di level 4.317,37. Volume perdagangan dan nilai total transaksi tercatat turun. Investor asing mencatatkan nett sell dengan penurunan nilai transaksi beli dan kenaikan nilai transaksi jual. Investor domestik mencatatkan nett buy.

Di sisi lain, saham Eropa ditutup bervariasi pada Kamis (10/11). FTSE Inggris +0,05%. DAX Jerman -0,16%, CAC Perancis -0,39%. Dalam antisipasi rilis kinerja kuartal IV 2012 serta optmisme ekspor China, aksi beli saham terjadi di Wall Street. Indeks S&P 500 menguat 0,8%. Defisit perdagangan Jepang selama November pada laporan pagi ini direspon positif oleh indeks saham. Nikkei menguat 1,5%.

Sedangkan harga komoditas antara lain: Minyak Brent USD 111,9 / barel (-0,12%), Emas USD 1.673,8 / troy ons (-0,10%), Nikel USD 17.344,0 / metrik ton (-0,83%), Batubara USD 93,3 / ton (-0,05%), dan CPO RM 2.387,0 / ton (-1,04%).

FBS Markets Inc

Untuk kurs rupiah terhadap sejumlah mata uang asing: Dolar Amerika Serikat: Rp 9.867 (-2,07%), Poundsterling: Rp 15.799 (-1,75%), Euro: Rp 12.891 (-1,89%), Dolar Australia: Rp 10.424 (-2,50%), dan Yen: Rp 110,7 (0,02%). [geng]