Tingkatkan Efisiensi dan Kapasitas, Aneka Tambang Perluas Pabrik Feronikel Pomalaa

by

Financeroll – Emiten produsen logam mulia dan mineral milik negara, PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) telah melakukan penandatanganan kontrak EPC (Engineering, Procurement and Construction) pembangunan line-4 pabrik feronikel yang merupakan bagian dari proyek perluasan pabrik feronikel (P2F) Pomalaa. Demikian mengutip keterangan resmi perseroan, Rabu (6/2).

Selain itu, proyek pembangunan line-4 pabrik feronikel akan dikerjakan oleh konsorsium unincorporated Kawasaki Heavy Industries, Ltd dan PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. Nilai proyek ini adalah sebesar USD 102 juta, dan proyek pembangunan line-4 diharapkan dapat selesai dalam waktu 27 bulan.

Melalui pembangunan line-4 pabrik feronikel di Pomalaa, perseroan akan menghentikan operasi furnace-1 yang berada di pabrik FeNi I. Operasi furnace-1 yang berkapasitas 17MW akan digantikan oleh operasi furnace-4 yang memiliki kapasitas 38MW.

Sebagai informasi, pengoperasian furnace-4 juga termasuk pengoperasian line-4 yang mencakup fasilitas ore preparation and calcination seperti rotary dryer dengan kapasitas 260 ton per jam dan rotary kiln dengan kapasitas 90 ton per jam. Proyek perluasan pabrik feronikel (P2F) Pomalaa sebelumnya dikenal dengan nama proyek modernisasi dan optimasi pabrik feronikel Pomalaa(MOP-PP). Proyek P2F bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan kapasitas pabrik feronikel secara keseluruhan dan terdiri dari 8 paket pekerjaan. [geng]