Tingkatkan Pertumbuhan Kredit, BII Rencanakan Right Issue Senilai Rp 1,5 Triliun

by

Tingkatkan Pertumbuhan Kredit, BII Rencanakan Right Issue Senilai Rp 1,5 TriliunFinanceroll – Emiten perbankan, PT Bank Internasional Indonesia Tbk (BNII) berencana melakukan right issue sebesar Rp 1,5 triliun pada tahun 2013 ini.  Selepas right isue perseroan akan meningkatkan pertumbuhan kredit sebesar 14 persen dalam jangka panjang.

OctaFX

Selain itu, perseroan  tidak membagikan dividen untuk tahun buku 2012. Di mana pada tahun lalu, bank ini mencatatkan laba bersih sebesar Rp 1,2 triliun. Presiden Direktur BII Khairusaleh Ramli, mengatakan, peningkatan ini didukung oleh pertumbuhan yang kuat pada keseluruhan bisnis inti, peningkatan pada simpanan, peningkatan keseluruhan aset termasuk entitas anak perusahaan dan perbaikan yang berkelanjutan dari operasiona BII.

Menurut Khairusaleh, laba bersih ini akan digunakan sebagai cadangan utama sebesar Rp 120 miliar untuk memenuhi ketentuan pasal 70 uu perseroan terbatas dan pasal 25 AD perseroan dan sisanya Rp 1,087 triliun ditetapkan sebagai laba ditahan.  RUPS tahun ini menyepakati bahwa deviden tidak dibayarkan, karena masih fokus pada pertumbuhan kredit sampai 20 persen dan pemegang saham setuju dengan itu.

Pencapaian BII tahun 2012, kata Khairusaleh, mencerminkan perbaikan yang berkelanjutan.  Perseroan  telah mencapai tonggak aset Rp 100 triliun dan mencapai rekor laba baru.  Sasaran utama BII adalah meraih pangsa pasar di seluruh portopolio inti bisnis secara bertanggungjawab.  Tujuan strategis baru kami menjadi relasionship bank terkemuka di Indonesia yang hadir di tengah-tengah komunitas, member, layanan produk dan solusi bagi nasabah.

Sementara itu, perseroan berencana untuk membuka cabang baru di berbagai wilayah di Indonesia. Ditargetkan, hingga 2015 BII dapat membuka hingga 500 cabang.  Dua dari antara cabang tersebut nantinya akan dibuka di luar negeri,  yakni Mumbay, India dan Moricius.

FBS Markets Inc

Menurut  Khairusaleh, mumbai dipilih lantaran potensi transaksi di India yang besar mencapai USD 25 juta. Sementara di Moricius,  modal pembangunan di sana lebih kecil dari Mumbai. [geng]