News

Halal Bihalal di Sayur Matinggi Jadi Ajang Pererat Silaturahmi 

×

Halal Bihalal di Sayur Matinggi Jadi Ajang Pererat Silaturahmi 

Sebarkan artikel ini
Foto Bersama Porkopimcam, Keluarga Besar Kelurahan Sayur Matinggi Tokoh adat/Agama beserta masyarakat dalam kegiatan Halal Bihalal Idul Fitri 1446 H, Sayur Matinggi Selasa (15/04/25)
Foto Bersama Porkopimcam, Keluarga Besar Kelurahan Sayur Matinggi Tokoh adat/Agama beserta masyarakat dalam kegiatan Halal Bihalal Idul Fitri 1446 H, Sayur Matinggi Selasa (15/04/25)

TAPSEL, analisatoday.com – Nuansa kebersamaan dan kehangatan terpancar dari halaman Kelurahan Sayur Matinggi, Kec Sayur Matinggi, Kab Tapanuli Selatan (Tapsel) Selasa (15/4/2025), kemarin.

Saat itu Lurah Sayur Matinggi, Sri Yustina SKM, bersama para kepala lingkungan dan masyarakat menggelar kegiatan amal dan Halal Bihalal dalam rangka Syawal 1446 H.

Acara yang berlangsung meriah ini juga dihadiri jajaran Forkopimcam, tokoh masyarakat, alim ulama, dan warga dari berbagai kalangan. Momen ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus refleksi kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat.

“Halal Bihalal ini kami gelar rutin setiap tahun sebagai bentuk mempererat hubungan emosional, menjaga kekompakan, serta saling memaafkan antar sesama,” ujar Lurah Sri Yustina kepada analisatoday.com.

Selain menjadi ajang maaf-memaafkan, kegiatan ini juga membuka ruang untuk berdiskusi santai, saling berbagi cerita, hingga menyerap aspirasi warga dalam suasana penuh canda tawa dan kebersamaan.

Camat Sayur Matinggi, Enrico Fermi Batu Bara Mpd, turut memberikan apresiasinya terhadap inisiatif kelurahan dalam menyelenggarakan acara ini. Ia menyebut kegiatan semacam ini menjadi contoh baik dalam membangun harmoni sosial.

“Terima kasih kepada Kelurahan Sayur Matinggi. Dari kegiatan ini terlihat betapa indahnya hubungan antar elemen masyarakat dan pemerintahan. Semoga di tahun-tahun mendatang, kegiatan seperti ini terus berlanjut,” ucap Enrico.

Sementara itu, Kepala Lingkungan III, Ahmad Budi Amalta Hasibuan, juga mengapresiasi peran Lurah Sri Yustina sebagai motor penggerak acara. Ia menyebut masyarakat sangat antusias dan menikmati suasana penuh kekeluargaan tersebut.

“Alhamdulillah, kita bisa merasakan makna dari Halal Bihalal ini. Tidak ada sekat, tidak ada jarak—semuanya menyatu dalam satu rasa. Inilah yang membuat suasana menjadi begitu nyaman dan harmonis dengan para pimpinan” tutup Ahmad Budi.(Alisahbana Harahap)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *